Kamis, 17 Oktober 2013

3142 mdpl, Puncak Kenteng Songo, Merbabu

12 Oktober 2013
"Tmen2... berhubung ad sesuatu yg enak, jd keberangkatan kita majuin lebih awal. Jd kita kumpul jam 3 di masjid. Oke mameeennnn... Semangat yaaakkkk.."
Sms dari Erick jam 11.21, sedangkan aku masih berkebaya lengkap dengan kain jarik yang bikin aku susah jalan. Iya, jadi waktu aku terima sms itu, aku masih di Klaten habis acara resepsi nikahan kakak sepupuku, sedangkan aku belum packing, dll. Secepat kilat, selesai acara langsung aku balik ke Jogja, itu sekitar jam 14.05 dari Klaten, sampai Jogja udah jam 14.40. Dan yaaaahhhh,, bisa dibayangin gimana caraku bawa motor siang itu. Pas sampai rumah, pas dek Dini juga sampai rumahku, jadi deh dia aku minta bantuin packing. Selesai packing aku langsung mandi, sholat ashar trus capcus ke meeting point.

Semuanya udah ngumpul, team ini berjumlah 11 orang (sebenernya), tapi yang 4 orang (mas Adi, mas Andika, Abas n Yogi) nyusul dan ketemuan langsung di pos II Wekas nanti. Dari masjid bertujuh, Erick, mas Angko, mas Bangun, Apip, Ridho, plus 2 wanita cantik, Aku dan dek Dini. Kami berangkat sekitar jam 16.15 dari Jogja. Lewat Jombor, belok ke utara masuk jalan Magelang, sempat mampir pom bensin di seberang GSV dan berhenti lumayan lama disitu. Selesai isi bensin, kami lanjut perjalanan, lewat kota Magelang sampai di persimpangan Grand Artos magelang, ambil jalan belok ke kanan, ambil arah Kopeng. Terus ikuti jalan utama, sampai di lampu merah simpang Kopeng, ambil jalan menikung tajam ke kanan yang agak menanjak. Masuk daerah Tegalrejo kami mampir untuk makan dan sholat maghrib, akhirnya berhentilah di warung pecel lele di depan Pasar Tegalrejo.
Ayam Oyeng, buat charge energi sebelum muncak

Abis itu lanjut lagi sekitar 1-2 km kamipun berhenti sholat di masjid seadanya. Habis sholat langsung finishing perjalan menuju basecamp pendakian, dari pasar Tegalrejo tadi masih terus sampai nanti kita masuk di daerah Kaponan, kemudian ada gapura Gapurawanawisata, masuk dan terus keatas sampai lewat tulisan Taman Nasional Gunung Merbabu. Kami menitipkan motor di rumah kawan kami, yang kebetulan jumpa dengan kawan lain dari Jogja. Jalan menuju tempat penitipan motor menanjak banget, mungkin sampai kemiringan 40-45 derajat, Alhamdulillah, aku bisa bawa Rio sampai diatas dgn selamat.

Diatas kami ramah-tamah dengan yang empunya rumah, terus sempet nonton bola dulu Indonesia vs Korea Selatan, haha. Waktu menunjukkan pukul 22.15, kami bersiap untuk mulai pendakian. Gak lupa berdoa bersama, mulailah jalan lewat jalan setapak ladang penduduk kami diantar mas-mas pemilik rumah, biar ga nyasar menuju jalur pendakian yang sebenernya. And, this is the show.

13 Oktober 2013
Setelah sekitar 1,5 jam berjalan, sampailah kami di Pos I Wekas. Sempat istirahat sejenak, lanjut saja menuju Pos II dan tiba disana sekitar jam 02.30. Unwrap carrier dan segera membangun tenda, udara semakin dingin menggigit kulit. Sebagian mendirikan tenda, kami yang cewek masak air untuk buat makanan dan minuman. Setelah itu, kami beristirahat untuk summit attack subuh nanti.

Morning, Pos II Wekas

Selepas sholat subuh kami mengisi amunisi tubuh, beberes tenda, dan segera summit attack. Jujur, ini udah kesiangan banget untuk ngejar sunrise :( Perjalanan dilanjutkan, terus menyusuri jalanan berdebu yang semakin menanjak. Sampailah kita di Watu Tulis, sejenak istirahat, minum, dan perjalanan berlanjut menuju Pos Helipad sekitar 15-20 menit.

Menuju Watu Tulis
Watu Tulis
Pos Helipad (diambil pas turun)

Setelah lewat Pos Helipad, kami melanjutkan perjalanan melewati jalan batuan yang berada tepat ditengah jurang dan lembah. Lanjut terus sampai jumpa pertigaan yang mengarah ke Puncak Kenteng Songo (kiri) dan ke Puncak Syarif (kanan), karena kami akan ke Kenteng Songo, diambillah jalan ke kiri yang terus akan melewati bukit yang luar biasa indah pemandangannya (mungkin karena ini lagi kemarau dan kering, jadi ya menguning gitu semuanya). Lanjut terus sampai akhirnya kami sampai di Jembatan Setan. Karena jalur yang gak mungkin dilewati 2 orang atau lebih, kami menunggu giliran untuk naik, karena ada rombongan yang baru turun, ternyata mereka adalah rombongan kawan2 mountaineer dari AW dan PPM. Tepat didekat Jembatan Setan, narsis dulu :D

Pertigaan Puncak Kenteng Songo dan Puncak Syarif
Menyusuri Bukit, Menuju Jembatan Setan
Jogja 2 Mountaineer - Atas Jembatan Setan
Abis lewat Jembatan Setan, tinggal jalan sedikit, sampailah kami di Puncak Kenteng Songo. Sebuah harga yang dibayar kontan, cash, ga pake dicicil begitu lihat pemandangan yang luar biasa indah. Subhanallah. Bener2 indah. Unwritten pokoknya.

Me, Puncak Kenteng Songo, Merbabu, 3142 mdpl
Berbackpacker n Team - Puncak Kenteng Songo
Kenteng Songo
Merapi dari Puncak Merbabu
Melepas Lelah, Berbagi Waktu dengan Alam

Kabut semakin naik, udara semakin dingin, lelah sudah hilang, walaupun mata (sebenarnya) belum terpuaskan, tapi sudah saatnya kembali turun. Jam 11.15 kami mulai jalan turun untuk kembali ke Pos II.

Packing dan bersih2 barang di Pos II

Sampai di Pos II sekitar jam 2, kami siapkan logistik untuk yang cowok, sebagian ada yang sholat, ada yang langsung menggelepar di tenda, di matras, dimanapun ada tempat. Energi sudah terisi lagi, tubuh sudah cukup beristirahat, jam menunjukkan pukul 15.30, kami berdoa bersama trus bersiap menuju basecamp dan meninggalkan kesenangan Negeri di Atas Awan. Alhamdulillah, kami semua sampai di basecamp sekitar jam 18.30 dengan selamat tanpa kurang suatu apa. Udah cukup istirahat, udah isi amunisi (kali ini disiapin sama nyang empunya rumah), udah sholat, kami segera pamit undur diri untuk kembali ke Jogja. Dengan menyimpan dan menahan rasa ngantuk yang makin gak karuan, kami meluncur diatas motor sekitar jam 8 malam, dan sampai di Jogja tanggal 13 Oktober 2013 jam 22.05 WIB.

What an amazing adventure. Pendakian kali ini berjalan lancar, Alhamdulillah. Walaupun sedikit kecewa soalnya gak kebagian sunrise yang cantik. Tapi hati ini udah niat, suatu hari nanti, InsyaAllah aku mau ke Merbabu lagi, mau jumpa sunrise yang indah, mau ke Puncak Syarief, puncak kedua Merbabu. :)

2 komentar:

  1. Wah merbabu indah nya, trek nya juga lumayan ya...

    Semoga bisa kesana suatu hari nanti.

    Sama2 masih pemula ya kita, semangat terus ya teman untuk mendaki gunung2 yg lain, cheers :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, sayangnya itu telat summit attack, jadi ga dapat pas sunrisenya.

      siipp,, kalau naik kendaraan umum, bisa naik via wekas trus turun via selo. kalau lewat selo, pemandangannya bagus, ada sabananya. tapi tracknya lebih jauh.

      semangaaaatttt.. msh banyak pelajaran di gunung2 yang lain :)

      Hapus